• home
  • Getting started
  • CSS
  • Components
  • JavaScript
  • Customize
Adam Tirta
  • Daily Life
  • CSS
  • Components
  • JavaScript
  • Customize
  • Dropdown
    • Action
    • Another action
    • Something else here
    • Separated link

Saturday, 3 September 2011

Liga Arab Kecam Laporan PBB Soal Serangan Israel Terhadap Armada Bantuan

2 comments : Posted by Unknown at Saturday, September 03, 2011
Kairo (ANTARA/XInhua-OANA) - Asisten Sekretaris Jenderal Liga Arab Urusan Palestina Mohamed Sobeih, Sabtu (3/9), mengecam laporan PBB mengenai serangan Israel terhadap armada kapal bantuan menuju Jalur Gaza, karena memandang blokade Israel atas wilayah Palestina itu sebagai "sah".
Sobeih, yang mencap laporan PBB tersebut sebagai bias, mengatakan itu menandai reputasi PBB dan mendorong serangan serta perang, demikian laporan kantor berita resmi Mesir, MENA.
"Setiap orang tahu mengenai situasi di Jalur Gaza. Anak-anak dan orang lain menemui ajal akibat kekurangan obat gara-gara pengepungan. Israel telah menggunakan segala jenis senjata terhadap rakyat Palestina di Jalur Gaza," kata Sobeih.
Pada 31 Mei 2010, personel pasukan komando angkatan laut Israel melancarkan serangan terhadap rombongan bantuan enam kapal sipil di perairan Laut Tengah dalam perjalanan menuju Jalur Gaza, yang menghadapi blokade.
Delapan warga negara Turki dan seorang remaja Amerika-Turki tewas dan lebih dari 40 orang lagi cedera di kapal Mavi Marmara.
"Keputusan Israel untuk menaiki kapal tersebut dengan kekuatan sebesar itu dalam jarak yang jauh dari zona blokade dan tanpa peringatan terakhir sebelum mereka menaiki kapal adalah berlebihan dan tak beralasan," kata laporan PBB tersebut.
Namun, laporan itu juga mensahkan serangan militer Israel terhadap kapal sipil di perairan internasional dengan menyatakan upaya oleh rombongan tersebut untuk mengirim pasokan bantuan guna meringankan penderitaan rakyat, ke Jalur Gaza yang secara tidak sah diblokir, adalah tindakan kejam.
Laporan itu disusun oleh panel empat anggota yang terdiri atas mantan perdana menteri Selandia Baru Geoffrey Palmer, mantan presiden Kolombia Alvaro Uribe, warganegara Israel Joseph Alvaro dan warga Turki Ozdem Sanberk.
Pemerintah Turki, yang tak puas dengan laporan tersebut --yang gagal menghasilkan permintaan ma`af dari pemerintah Israel, Jumat (2/9), memutuskan untuk mengusir utusan Israel, menurunkan hubungan diplomatiknya dengan Israel jadi tingkat sekretaris dua, dan membekukan kerja sama militer dengan negara Yahudi itu.
Israel membalas dengan mengeluarkan pernyataan pada hari yang sama, dan mengatakan Tel Aviv akan berusaha menyelesaikan sengketa tersebut, demikian laporan Xinhua --yang dipantau ANTARA di Jakarta, Ahad.
Israel menyampaikan kembali "penyesalannya" atas jatuhnya korban jiwa tapi menjelaskan tak ada permintaan ma`af yang akan disampaikan.
Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon mendesak kedua negara yang pernah menjadi sekutu trsebut agar mengakhiri pertikaian mereka yang ia percaya dapat memiliki dampak pada Timur Tengah, secara lebih luas.
Read More

Bek Indonesia Wajib Awasi Trio Bahrain

No comments : Posted by Unknown at Saturday, September 03, 2011
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Di partai perdana Grup E babak kualifikasi putaran ketiga Piala Dunia 2014 Zona Asia, Bahrain gagal menggapai angka maksimal setelah ditahan imbang Qatar, 0-0.
Namun bukan berarti permainan Bahrain akan melemah saat tandang ke Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, Selasa (6/9/2011). Sebaliknya, kubu Indonesia wajib mewaspadai beberapa pemain penting tim tamu.
Meski belum ada konfirmasi para pemain yang dibawa ke Jakarta, pelatih timnas Bahrain, Peter Taylor mengandalkan trio terbaik milik mereka, yakni Abdullah Omar, Faouzi Aaish dan Ismail Abdul Latif. Tiga pemain berposisi tengah dan depan tersebut memiliki daya jelajah tinggi.
Abdullah Omar menjadi pemain penting. Kualitasnya sudah tak diragukan lagi, karena menjadi kekuatan inti klub Liga Super Swiss, Neuchâtel Xamax. Ia mendapat tandem berkualitas, Faouzi Mubarak Aaish. Nama terakhir memiliki keturunan Maroko, dan memilih membela Bahrain ketimbang tanah leluhurnya.
Posturnya yang 180 cm, sangat ideal sebagai penggedor dari lini tengah. Sementara Ismail Abdul Latif memiliki pergerakan cepat, serta posisi yang fleksibel, baik sebagai sayap ataupun striker. Pemilik nama lengkap Ismail Hassan Abdul-Latif ini baru berusia 24 tahun, dan berpostur 182 cm, yang membuat Hamka Hamzah dkk harus berjibaku, baik dalam adu cepat maupun umpan lambung.
Read More

Indonesia Harus Akui Keunggulan Iran 0-3

No comments : Posted by Unknown at Saturday, September 03, 2011
Jakarta (ANTARA) - Timnas Indonesia harus mengakui keunggulan tuan rumah Iran 0-3 pada pertandingan Pra Piala Dunia 2014 putaran tiga di Stadion Azadi Teheran, Iran yang berakhir Sabtu dini hari.
Berdasarkan situs resmi federasi sepak bola dunia atau FIFA, gol Iran tercipta lewat Javad Nekonam pada menit 53 dan 74 serta gol Andranik Timotian Smarani pada menit 87.
Iran selaku tim tuan rumah langsung memanfaatkan kesempatan untuk menekan Indonesia sejak menit awal. Serangan yang dibangun langsung menusuk pertahanan Indonesia yang dimotori Hamka Hamzah.
Serangan yang diberikan anak asuh Carlos Queiroz itu ternyata membuat Indonesia tertekan. Bahkan beberapa peluang tercipta lewat tendangan Javad Nekonam maupun Gholam Rezaei yang nyaris membahayakan gawang Markus Haris Maulana.
Meski mendapatkan serangan, timnas Indonesia tidak tinggal diam. Anak asuh Wim Rijsbergen berusaha memecah kebuntuhan setelah terus terkurung oleh lawan. Lewat Bambang Pamungkas pada menit 35, Indonesia sempat membahayakan lawan namun bola masih melambung.
Iran yang berusaha memetik poin penuh dengan terus menekan Timnas Merah Putih dari berbagai sisi. Namun Markus Haris Maulana masih sigap dalam menghalau bola. Ada sekitar lima peluang berhasil dipatahkan penjaga gawang Persib Bandung itu.
Tekanan yang diberikan lawan membuat pemain belakang Indonesia, M Roby pada menit 41 melakukan kesalahan sehingga harus mendapatkan kartu kuning dari wasit Masaaki Toma.
Meski terus mendapatkan tekanan, Firman Utina dan kawan-kawan cukup disiplin dalam bertahan sehingga mampu menahan imbang 0-0 hingga babak pertama usai.
Memasuki babak kedua, Iran langsung melakukan serangan dari sayap. Lagi-lagi serangan ini membuat pertahanan Indonesia sedikit kerepotan, namun semuanya itu bisa diatasi dengan baik.
Tekanan yang terus bertubi-tubi membuat Iran mendapatkan tendangan bola mati. Javad Nekonam pada menit 53 mampu menyelesaikan tugasnya dengan baik sehingga membawa tuan rumah unggul 1-0 atas Indonesia setelah menyambut umpan rekan satu timnya.
Tertinggal 0-1, Indonesia tetap berusaha memberikan tekanan lewat Christian Gonzales yang diplot sendirian di depan. Karena kalah postur, serangan yang dibangun selalu kandas di pertahanan Iran.
Guna meningkatkan serangan, pelatih Wim Rijsbergen menarik keluar M Ilham dan digantikan Irfan Bachdim. Serangan pun mulai kembali ada peningkatkan.
Namun usaha membangun serangan ditahan oleh Iran yang juga memasukkan tenaga baru. Hasilnya Iran mampu menggandakan keunggulannya lewat Javad Nekonam pada menit 74 sehingga menang 2-0.
Unggul 2-0 tidak membuat semangat pemain Iran mengendur. Bahkan pada menit 87 pemain pengganti Andranik Timotian Smarani mampu menjebol gawang Markus Haris Maulana sehingga membuat kedudukan menjadi 3-0.
Tertinggal 0-3, Bambang Pamungkas dan kawan-kawan tetap memberikan perlawanan. Namun hingga peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan ditiup wasit kedudukan tetap tidak ada perubahan yaitu kemenangan 3-0 untuk tuan rumah Iran.
Setelah melawan Iran, Indonesia dijadwalkan akan menghadapi Bahrain di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta, Selasa (6/9).
Susunan pemain timnas Indonesia, Markus Haris Maulana (gk), Zukifly Syukur (kk), M. Roby (kk), Hamka Hamzah, Beny Wahyudi, M. Ridwan, Hariono/Tony Sucipto, Firman Utina/Oktovianus Maniani, M. Ilham (kk), Bambang Pamungkas (c) dan Christian Gonzales.
Sedangkan pemain Iran, Seyed Rahmati (gk), Khosro Heydari, Seyed Hosseini, Hadi Aghili, Javad Nekonam, Farhad Majidi, Ali Karimi, Mohammad Khalatbari/Ehsan Haji Safi, Gholam Rezaei/Hossein Mahini, Ghasem Hadadifar/Andranik Timotian dan Pouladi Mehrdad.
Read More

Salah Satu Mukjizat Al Quran

No comments : Posted by Unknown at Saturday, September 03, 2011

Dok. Thinkstock
Sumber: Republika
Tatkala merujuk kepada matahari dan bulan di dalam Al Quran, ditegaskan bahwa masing-masing bergerak dalam orbitnya atau garis edarnya masing-masing.
"Dan Dialah yang telah menciptakan malam dan siang, matahari dan bulan. Masing-masing dari keduanya itu beredar di dalam garis edarnya." (QS Al-Anbiyaa: 33).
Disebutkan pula dalam ayat yang lain bahwa matahari tidaklah diam, tetapi bergerak dalam garis edar tertentu: "Dan matahari berjalan di tempat peredarannya. Demikianlah ketetapan Yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui." (QS Yasin :38).
Fakta-fakta yang disampaikan dalam Al Quran ini telah ditemukan melalui pengamatan astronomis di zaman kita. Menurut perhitungan para ahli astronomi, matahari bergerak dengan kecepatan luar biasa yang mencapai 720 ribu kilometer per jam ke arah bintang Vega dalam sebuah garis edar yang disebut Solar Apex.
Ini berarti matahari bergerak sejauh kurang lebih 17.280.000 kilometer dalam sehari. Bersama matahari, semua planet dan satelit dalam sistem gravitasi matahari juga berjalan menempuh jarak ini. Selanjutnya semua bintang di alam semesta berada dalam suatu gerakan serupa yang terencana.
Sebagaimana komet-komet lain di alam raya, seperti komet Halley juga bergerak mengikuti orbit atau garis edarnya yang telah ditetapkan. Komet ini memiliki garis edar khusus dan bergerak mengikuti garis edar ini secara harmonis bersama-sama dengan benda-benda langit lainnya.
Keseluruhan alam semesta yang dipenuhi oleh lintasan dan garis edar seperti ini dinyatakan dalam Al Quran sebagai berikut: "Demi langit yang mempunyai jalan-jalan." (QS Adz-Dzaariyat: 7).
Terdapat sekitar 200 miliar galaksi di alam semesta yang masing-masing terdiri dari hampir 200 bintang. Sebagian besar bintang-bintang ini mempunyai planet dan sebagian besar planet-planet ini mempunyai bulan. Semua benda langit tersebut bergerak dalam garis peredaran yang diperhitungkan dengan sangat teliti.
Selama jutaan tahun masing-masing seolah 'berenang' sepanjang garis edarnya dalam keserasian dan keteraturan yang sempurna bersama dengan yang lain. Selain itu sejumlah komet juga bergerak bersama sepanjang garis edar yang ditetapkan baginya.
Semua benda langit termasuk planet, satelit yang mengiringi planet, bintang dan bahkan galaksi, memiliki orbit atau garis edar mereka masing-masing. Semua orbit ini telah ditetapkan berdasarkan perhitungan yang sangat teliti dengan cermat. Yang membangun dan memelihara tatanan sempurna ini adalah Allah, pencipta seluruh sekalian alam.
Garis edar di alam semesta tidak hanya dimiliki oleh benda-benda angkasa. Galaksi-galaksi pun berjalan pada kecepatan luar biasa dalam suatu garis peredaran yang terhitung dan terencana. Selama pergerakan ini, tak satupun dari benda-benda angkasa ini memotong lintasan yang lain atau bertabrakan dengan lainnya. Bahkan telah teramati bahwa sejumlah galaksi berpapasan satu sama lain tanpa satu pun dari bagian-bagiannya saling bersentuhan.
Dapat dipastikan bahwa pada saat Al Quran diturunkan manusia tidak memiliki teleskop masa kini ataupun teknologi canggih untuk mengamati ruang angkasa berjarak jutaan kilometer. Tidak pula pengetahuan fisika ataupun astronomi modern. Karenanya saat itu tidaklah mungkin untuk mengatakan secara ilmiah bahwa ruang angkasa 'dipenuhi lintasan dan garis edar' sebagaimana dinyatakan dalam ayat tersebut. Akan tetapi hal ini dinyatakan secara terbuka kepada kita dalam Al Quran yang diturunkan pada saat itu: karena Al Quran adalah firman Allah.
Read More
Newer Posts Older Posts Home
Subscribe to: Comments ( Atom )

Blog Archive

  • ▼  2011 (12)
    • ►  Aug 2011 (8)
    • ▼  Sept 2011 (4)
      • Salah Satu Mukjizat Al Quran
      • Indonesia Harus Akui Keunggulan Iran 0-3
      • Bek Indonesia Wajib Awasi Trio Bahrain
      • Liga Arab Kecam Laporan PBB Soal Serangan Israel T...
  • ►  2012 (20)
    • ►  Sept 2012 (7)
    • ►  Oct 2012 (6)
    • ►  Nov 2012 (2)
    • ►  Dec 2012 (5)
  • ►  2013 (5)
    • ►  Mar 2013 (1)
    • ►  May 2013 (1)
    • ►  Jun 2013 (2)
    • ►  Dec 2013 (1)
  • ►  2014 (16)
    • ►  Jan 2014 (5)
    • ►  Feb 2014 (3)
    • ►  Mar 2014 (2)
    • ►  Apr 2014 (3)
    • ►  May 2014 (3)
  • ►  2015 (1)
    • ►  Mar 2015 (1)

Popular Posts

  • Seluruh Benua Membentuk Lafadz Allah
  • Tips Penggunaan dan Perawatan Laptop
  • JOKOWI – Pandangan Orang Awam Bukan Orang Jakarta
  • ANDAI AKU MENJADI KETUA KPK

Follow my twitter

Follow @bluekutukk
adam tirta kusuma. Powered by Blogger.

Pengikut

© Adam Tirta 2013 . Powered by Bootstrap , Blogger templates and RWD Testing Tool Published..Gooyaabi Templates