• home
  • Getting started
  • CSS
  • Components
  • JavaScript
  • Customize
Adam Tirta
  • Daily Life
  • CSS
  • Components
  • JavaScript
  • Customize
  • Dropdown
    • Action
    • Another action
    • Something else here
    • Separated link

Friday, 13 March 2015

Rezeki dan Kelapangan Hati

Posted by Unknown at Friday, March 13, 2015


اللَّهُ يَبْسُطُ الرِّزْقَ لِمَن يَشَاءُ مِنْ عِبَادِهِ وَيَقْدِرُ لَهُ إِنَّ اللَّهَ 
بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيمٌ
“Allah melapangkan rezeki bagi siapa yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya dan Dia (pula) yang menyempitkan baginya. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui segala sesuatu. (Al Ankabut ( 29 ) : 62)

Saat fajar telah menyinsing Allah pun telah menebar seluruh rezekinya di alam dunia ini, hewan tumbuhan manusia bisa mendapakannya dengan usaha masing-masing. Begitu besarnya karunia Allah yang Dia berikan kepada kita. Sungguh tidak akan sanggup sebagai manusia untuk membayarnya.


Ada suatu kejadian yang sungguh membuat hati saya berdecak kagum kepada wanita ini. Memang beberapa kali saya sempatkan diri saya untuk mampir ke tempat jualannya sekedar sarapan pagi karena saya sebenarnya lapar juga hehe. Karena tempat berjualan wanita ini berdempetan dengan penjual yang lain dan menyajikan menu yang sama, dan mereka berbagi tempat duduk untuk para pembelinya. Terkadang saya sering berbicara kepada beliau mengenai dagangannya, kenapa dia hanya sendiri tidak ada yang membantu berjualan. Saya merasa iba dan terbayang dibenak saya sendiri bagaimana jika dia ibu saya ? Bejual sendiri tidak ada yang membantu ? Saya dengan seksama mendengarkan setiap perkataan dan nasihat yang beliau sampaikan kepada saya sebagai seorang pemuda yg masih panjang perjalannya.
Tiba-tiba saja beliau berkata begini kepada saya “ nak, bisa kamu lihat tempat ibu berjualankan ? Kalau ada orang pun yang mau membantu juga bakal susah.” Sejenak saya melihat tempat wanita itu berjualan sehari-harinya, dan baru sadar saya begitu sempitnya dia berjualan, mana bisa orang lain bisa membantu kalau begini.
Namun wanita itu dengan senyumnya berkata “ biarlah tempat ini sempit seperti ini, asalkan hati ini jangan sempit pula, nak. Allah sudah mengatur rezeki manusia itu seperti apa. “ . Dalam hati pun saya kagum sekagumnya dengan wanita tua ini, semoga Allah terus melapankan hati ibu sehingga rezeki yang besarpun mudah didapat.

~Kisah dari pemuda yang sederhana

Tweet

No comments :

Post a Comment

Older Post Home
Subscribe to: Post Comments ( Atom )

Blog Archive

  • ►  2011 (12)
    • ►  Aug 2011 (8)
    • ►  Sept 2011 (4)
  • ►  2012 (20)
    • ►  Sept 2012 (7)
    • ►  Oct 2012 (6)
    • ►  Nov 2012 (2)
    • ►  Dec 2012 (5)
  • ►  2013 (5)
    • ►  Mar 2013 (1)
    • ►  May 2013 (1)
    • ►  Jun 2013 (2)
    • ►  Dec 2013 (1)
  • ►  2014 (16)
    • ►  Jan 2014 (5)
    • ►  Feb 2014 (3)
    • ►  Mar 2014 (2)
    • ►  Apr 2014 (3)
    • ►  May 2014 (3)
  • ▼  2015 (1)
    • ▼  Mar 2015 (1)
      • Rezeki dan Kelapangan Hati

Popular Posts

  • Seluruh Benua Membentuk Lafadz Allah
  • Tips Penggunaan dan Perawatan Laptop
  • JOKOWI – Pandangan Orang Awam Bukan Orang Jakarta
  • ANDAI AKU MENJADI KETUA KPK

Follow my twitter

Follow @bluekutukk
adam tirta kusuma. Powered by Blogger.

Pengikut

© Adam Tirta 2013 . Powered by Bootstrap , Blogger templates and RWD Testing Tool Published..Gooyaabi Templates